Pemerintah Aceh Bersama Kodam Iskandar Muda Bangun Dua Jembatan Bailey di Jalur KKA Aceh Utara – Bener Meriah

by
Kepala Dinas PUPR Aceh, Ir. Mawardi, ST bersama Panglima Kodam Iskandar Muda Mayor Jenderal Joko Hadi Susilo melakukan pertemuan untuk membahas percepatan pemasangan jembatan Bailey pada ruas jalan provinsi yang terdampak bencana. Pertemuan ini berlangsung di Kodam Iskandar Muda, Selasa 2 Juni 2026 dan turut dihadiri tim teknis Dinas PUPR Aceh serta jajaran Zeni Kodam Iskandar Muda. | Foto ist

BANDA ACEH – Penanews.co.id – Pemerintah Aceh membangun dua unit Jembatan Bailey di ruas jalan eks Kertas Kraft Aceh (KKA) yang menghubungkan Kabupaten Aceh Utara dengan Kabupaten Bener Meriah. Pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, untuk mempercepat pemulihan konektivitas pada salah satu jalur strategis di wilayah tengah Aceh.

Seluruh pembiayaan pembangunan dan pemasangan Jembatan Bailey bersumber dari anggaran Pemerintah Aceh melalui skema Transfer ke Daerah (TKD). Pelaksanaannya dilakukan melalui kerja sama antara Pemerintah Aceh dan Kodam Iskandar Muda, dengan dukungan pemerintah kabupaten serta partisipasi masyarakat setempat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh, Ir. Mawardi, ST, mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan langkah Pemerintah Aceh untuk mengembalikan akses transportasi masyarakat yang selama ini terganggu akibat kerusakan infrastruktur. Pembangunan ini juga merupakan bagian dari upaya pemulihan konektivitas pascabencana hidrometeorologi guna menjamin kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta aktivitas perekonomian di kawasan tersebut.

“Pembangunan dua Jembatan Bailey ini sepenuhnya didanai oleh Pemerintah Aceh melalui skema Transfer ke Daerah (TKD). Pelaksanaannya merupakan tindak lanjut arahan Bapak Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, melalui kolaborasi dengan Kodam Iskandar Muda agar konektivitas masyarakat dapat segera pulih,” kata Mawardi, Minggu (12/7/2026).

Menurutnya, Pemerintah Aceh berperan menyediakan pendanaan, sedangkan Kodam Iskandar Muda menjadi mitra pelaksana pemasangan Jembatan Bailey berdasarkan hasil koordinasi dan kesepakatan bersama. Skema kolaborasi tersebut dipilih agar pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dengan tetap memenuhi standar teknis.

Penanganan sementara titik longsor dgn rutin jalan | Foto Ist

“Pemerintah Aceh dan Kodam Iskandar Muda memiliki peran yang saling melengkapi. Pemerintah Aceh menyediakan anggaran, sementara Kodam Iskandar Muda melaksanakan pemasangan Jembatan Bailey. Sinergi ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam mempercepat penanganan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Dua Jembatan Bailey akan dibangun di Kampung Bintang Permata dan Kampung Bintang Bener, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah. Salah satu jembatan memiliki panjang sekitar 42 meter dengan lebar 4 meter dan akan menjadi penghubung penting pada jalur eks KKA ini.

Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap awal berupa pembersihan lokasi, persiapan pondasi, dan penyiapan material. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Kodam Iskandar Muda dengan dukungan masyarakat.

Mawardi berharap pembangunan Jembatan Bailey dapat segera memulihkan akses transportasi masyarakat, memperlancar distribusi logistik dan hasil pertanian, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

“Kami mengapresiasi dukungan Kodam Iskandar Muda, pemerintah kabupaten, dan seluruh masyarakat yang ikut mengambil peran. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi Pemerintah Aceh dan TNI dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

ya