Pemkab Aceh Utara Perbaiki Jalan Terdampak Banjir Secara Bertahap, Prioritas Daerah Terparah

by

LHOKSUKON – Penanews.co.id– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mulai melakukan perbaikan secara bertahap terhadap akses jalan yang rusak akibat bencana banjir, termasuk jalan Lhoksukon–Cot Girek yang mengalami kerusakan di sejumlah titik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Utara, Ir. Jaffar, ST., MT., kepada media Jumat (18/9/2026), menyampaikan bahwa perbaikan difokuskan pada area yang terdampak paling parah dengan mengoptimalkan anggaran yang tersedia saat ini.

“Tahun ini, pascabencana banjir, alhamdulillah ada perbaikan jalan di Batu 12 Cot Girek yang saat ini sedang berlangsung. Namun, pengerjaannya disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang terbatas. Untuk kekurangan lainnya, kita usulkan penambahan anggaran APBA,” kata Jaffar.

Jaffar menjelaskan, jika dihitung dari Simpang Cot Girek di Kecamatan Lhoksukon hingga Kilometer 11, kondisi jalan tidak seluruhnya mengalami kerusakan. Kerusakan hanya terjadi pada titik-titik tertentu yang terdampak langsung oleh luapan banjir.

“Alokasi anggaran yang ada saat ini sudah dikerjakan, kita mohon di 2027 perlu penanganan yang kondisi rusak berat terutama di daerah yang terdampak bencana, alokasinya kita mohon ke APBA (pemerintah Aceh),” ujar Jaffar.

Kerusakan pada ruas jalan ini merupakan dampak dari bencana banjir yang menerjang wilayah Kabupaten Aceh Utara pada November 2025 lalu. Sebagian dari infrastruktur yang terdampak kini telah masuk dalam tahapan penanganan oleh pemerintah daerah.

Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, S.E., M.M., atau Ayah Wa terus mengupayakan percepatan pemulihan infrastruktur di wilayahnya. Selain mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) serta usulan ke tingkat provinsi, pemerintah daerah juga menjemput bola ke pemerintah pusat.

Bupati Ayah Wa secara intensif melakukan koordinasi dan komunikasi ke sejumlah kementerian di Jakarta guna menggaet dukungan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) demi merehabilitasi berbagai sarana publik dan infrastruktur lainnya yang rusak akibat banjir di Aceh Utara..[]

ya