Tukang Parkir di Ditemukan Tewas di Teras Mushalla An-Nur Komplek Paldam IM Banda Aceh, Mulut Mengeluarkan Busa, Tim Inafis Olah TKP

by

BANDA ACEH – Penanews.co.id – Seorang pria bernama M. Jannan (41), yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir, ditemukan meninggal dunia di teras Mushalla An-Nur, Komplek Peralatan Daerah Militer Iskandar Muda (Paldam IM), Gampong Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Jumat (2/10/2026) siang.

Korban yang akrab disapa Anan itu ditemukan dalam posisi telentang di teras mushalla. Sebelumnya, korban diketahui masih berada di lokasi tersebut setelah pelaksanaan salat Jumat.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho, melalui Kapolsek Baiturrahman, AKP Samandari, menyampaikan bahwa pihak kepolisian menerima laporan terkait penemuan seorang pria yang sudah tidak bergerak di teras mushalla tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian itu bermula sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, korban terlihat berada di teras Mushalla An-Nur dalam kondisi tertidur dan bergolek-golek

Sekitar pukul 14.00 WIB, Sertu Calvin Manalu yang merupakan saksi pertama mencoba menegur dan membangunkan korban. Namun, korban tidak memberikan respons. Saat diperiksa secara kasatmata, tubuh korban sudah kaku dan mulutnya mengeluarkan busa, sebut Kapolsek.

Melihat kondisi tersebut, Sertu Calvin Manalu kemudian melaporkan kejadian itu kepada Lettu CPL Ahyar Rianta. Selanjutnya, Ahyar Rianta melaporkan penemuan tersebut ke Polsek Baiturrahman, tambah AKP Samandari.

Personel piket SPKT Polsek Baiturrahman tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB. Petugas kemudian melakukan penanganan awal di tempat kejadian perkara (TKP).

Personel Unit Intelkam, Reskrim, dan piket SPKT Polsek Baiturrahman turut mendatangi lokasi bersama personel Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh untuk melakukan pemeriksaan terkait penemuan jenazah tersebut.

“ Korban diketahui bernama M. Jannan, warga Gampong Lam Ateuk, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar. Dalam kesehariannya, korban bekerja sebagai tukang parkir dan dikenal dengan panggilan Anan,” ujar Kapolsek.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, korban diduga sedang mengalami gangguan kesehatan. Saat ditemukan, wajah korban terlihat pucat dan tubuhnya tampak lemas. Namun, penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia, tutur Samandari lagi.

Sekitar pukul 16.00 WIB, ambulans milik Palang Merah Indonesia (PMI) Banda Aceh tiba di lokasi untuk mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

Setibanya di rumah sakit, jenazah diarahkan ke instalasi penitipan jenazah. Pihak keluarga kemudian datang untuk menjemput jenazah korban.

“ Keluarga korban menolak dilakukan pemeriksaan medis lanjutan atau visum dan menyatakan telah menerima kepergian almarhum. Keluarga selanjutnya berencana membawa jenazah ke kampung halaman untuk dimakamkan” sebut Kapolsek.

Keponakan korban, Syahriman, turut memberikan keterangan kepada pihak terkait mengenai keluarga almarhum. Korban diketahui memiliki seorang kakak kandung bernama Siti Maryam (62), yang berdomisili di Gampong Lambaro Bilie, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar. Korban juga diketahui telah berkeluarga dan memiliki anak.

Adapun barang milik korban yang ditemukan di lokasi berupa dompet. Petugas tidak menemukan kartu tanda penduduk (KTP), telepon genggam, maupun rekam medis di tempat kejadian.

Hingga penanganan di lokasi selesai, penyebab pasti meninggalnya M. Jannan belum diketahui. Informasi mengenai kondisi kesehatan korban masih berdasarkan dugaan awal dan keterangan saksi.[]

ya