Duh.! Korban Bencana Sumatera Dapat Bantuan Rp15 Ribu/Hari, Personel TNI Dapat Segini

by
Situasi banjir di Aceh Tamiang pada hari kedua, Kamis (27/11). Warga mengungsi ke masjid. Dari lantai dua warga menyaksikan banjir menenggelamkan rumah-rumah dan kendaraan | Foto Ist

BANDA ACEH – Penanews.co.id -!Pemerintah menyalurkan bantuan biaya hidup kepada warga terdampak bencana di Sumatera sebesar Rp 15.000 per orang setiap hari. Di sisi lain, personel TNI yang terlibat dalam penanganan pascabencana memperoleh uang makan sekaligus uang lelah dengan total Rp 165.000 per hari.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa bantuan bagi korban bencana akan diberikan selama masa tiga bulan. Nilainya mencapai Rp 450.000 per orang setiap bulan, yang jika dihitung harian setara dengan Rp 15.000.

Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan dasar para penyintas selama tiga bulan awal menempati hunian tetap.

“Jadi untuk memberikan dukungan 3 bulan pertama di hunian tetap, kami berikan Rp 450 ribu per orang per bulan selama 3 bulan,” ujar Sekjen Nahdatul Ulama itu dalam Rakor Satgas Pemulihan Bencana DPR, dikutip detikFinance, Selasa (30/12/2025).

“Per harinya Rp 15 ribu, per bulan Rp 450 ribu per orang,” lanjutnya.

Baca juga; Personel TNI Ikut Penanganan Pascabencana Dapat Uang Lelah Rp165 Ribu per Hari

Pria yang akrab disapa Gul Ipul itu mengatakan bantuan diberikan per orang di setiap keluarga. Misalnya per keluarga ada 4 orang, artinya keluarga itu bisa mendapat Rp 1,8 juta per bulan. Selama 3 bulan berarti mendapatkan Rp 5,4 juta.

“Kalau satu keluarga 4 orang berarti sebulan untuk beli lauk pauk itu bisa Rp 1,8 juta kali 3 bulan, Rp 5,4 juta,” ujar Gus Ipul.

Selain bantuan lauk pauk itu, pemerintah juga akan memberikan bantuan Rp 3 juta per keluarga untuk mengisi perabotan hunian pengganti. Kemudian, ada tambahan lagi Rp 5 juta sebagai bantuan pemulihan ekonomi.

Baca juga; Awali Tahun Baru 2026, Bupati Aceh Barat Serahkan Perahu dan Cool Box untuk Nelayan

Personel TNI Dapat Uang Makan-Lelah Rp 165 Ribu/Hari
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr Abdul Muhari mengatakan personel TNI yang membantu korban bencana akan mendapatkan uang makan dan uang lelah sebesar Rp 165.000 per hari.

“Sebenarnya sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan untuk kondisi darurat ini personel TNI di lapangan itu mendapatkan dua komponen sebenarnya, uang makan dan uang lelah,” katanya, Kamis (1/1/2026) dikutip detikNews.

Selanjutnya Muhari merinci besaran uang makan dan uang lelah yang didapat prajurit TNI. Untuk uang makan Rp 45 ribu per hari, sedangkan uang lelah penanganan bencana Rp 120 ribu.

Baca juga; Afdhal Lantik Kadis Pariwisata dan Kalak BPBD Kota Banda Aceh, ini Orangnya

“Uang makan ini sebesar Rp 45 ribu per hari dan uang lelah itu Rp 120 ribu per hari, jadi total yang diterima personel di lapangan itu Rp 165 ribu per hari,” jelasnya.

Muhari mengatakan TNI telah mengajukan dana operasional penanganan bencana sebanyak Rp 84 miliar. Dia menyebutkan sebanyak Rp 2,7 miliar sudah disalurkan ke Mabes TNI dan kodam di wilayah bencana.

“Ini yang untuk operasional dari data kami TNI, khususnya itu memang mengajukan sebesar Rp 84 miliar, dari Rp 48 miliar ini, Rp 2,7 miliarnya itu sudah kita salurkan, baik itu ke Mabes TNI maupun ke kodam-kodam yang terlibat secara langsung personelnya di lapangan, seperti Kodam Iskandar Muda, Bukit Barisan, dan Kodam di Sumatera Barat,” tutur dia.[]

ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *