JAKARTA – Penanews.co.id – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa penanganan bencana di Provinsi Aceh masih memerlukan perhatian ekstra. Pasalnya, dari sejumlah wilayah yang terdampak banjir dan tanah longsor, baru satu daerah yang kondisinya benar-benar pulih. Ia mengungkapkan bahwa baru Kabupaten Aceh Besar yang telah kembali normal.
“Aceh ini memang perlu kita bekerja lebih keras lagi karena di Aceh ini yang normal baru satu, yaitu Kabupaten Aceh Besar dari 18 (yang terdampak). Yang mendekati baik (normal) itu ada sembilan kabupaten/kota,” kata Tito dalam Rapat Koordinasi terkait progres penanganan bencana Sumatera, di Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).
Ia juga menambahkan bahwa sejumlah wilayah Aceh yang berada di kawasan dataran tinggi, seperti Bener Meriah, Gayo Lues, dan Aceh Tengah, masih menghadapi kendala serius, terutama akibat terputusnya akses jalan yang menghambat mobilitas dan proses pemulihan.
“Itu rata-rata permasalahannya adalah jalan yang longsor atau hilang dan jembatan yang putus. Jalan nasional sudah masuk. Kalau tidak memakai jembatan sementara, dia memakai jalan alternatif,” jelasnya.
Akibat jalan yang terputus, warga yang tinggal di daerah dataran tinggi kesulitan mendistribusikan produk-produk mereka.
“Di daerah Highland mereka harus mengeluarkan produk mereka karena mereka ada produk kopi, produk cabai, itu terus (produksi) meskipun sudah bencana kan tetap panen,” kata Tito.
Tito mengatakan, di daerah dataran rendah juga perlu diwaspadai terutama di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, dan Pidie Jaya.
Kelima daerah itu mengalami masalah karena endapan lumpur yang menumpuk dan tersebar ke mana-mana
Terlepas dari itu, Mendagri menyampaikan terima kasih atas kerja keras dari kementerian/lembaga hingga TNI-Polri yang telah membersihkan endapan lumpur di Aceh Tamiang.
“Alhamdulillah untuk pemerintahan di Aceh Tamiang tadinya mati total, sekarang sudah aktif, sudah bersih. Dorongan itu pengiriman TNI, Polri bertambah, terima kasih,” ujar Tito.[]
Sumber kompas.com





