Omid Popalzay Gelandang Kreatif Persiraja, Jatuh Hati pada Ramadan di Aceh

by

BANDA ACEH – Penanews.co.id – Ramadan kali ini menghadirkan kesan istimewa bagi pemain Persiraja Banda Aceh sekaligus penggawa tim nasional Afghanistan, Omid Popalzay. Untuk pertama kalinya, ia menjalani bulan suci di Aceh bersama keluarganya, dan merasakan langsung atmosfer religius yang begitu kuat di Tanah Rencong.

Gelandang kreatif tersebut mengaku terkesan dengan suasana Ramadan di Aceh yang menurutnya berbeda dibanding daerah lain di Indonesia tempat ia pernah tinggal. Ia menyebut, lingkungan yang mayoritas berpuasa dan aktif beribadah membuatnya lebih mudah menjalani hari-hari Ramadan.

“Alhamdulillah, saya merasa sangat baik. Semuanya terasa lebih mudah karena melihat orang-orang di sekitar berpuasa, salat, dan benar-benar fokus dengan Ramadan,” ungkapnya dikutip dari Persiraja.id, Sabtu (07/03/2026).

Meski demikian, Popalzay mengakui sempat membutuhkan waktu untuk beradaptasi di awal. Ia menilai pola kehidupan masyarakat Aceh selama Ramadan cukup berbeda dibanding Bekasi dan Bogor, di mana aktivitas harian tetap berjalan normal tanpa banyak penyesuaian jam operasional.

“Di Aceh ada waktu-waktu tertentu ketika toko tutup dan buka kembali. Jadi saya harus menyesuaikan diri karena belum terbiasa dengan kondisi seperti itu,” jelasnya.

Proses penyesuaian tersebut justru menjadi pengalaman berharga bagi dirinya dan keluarga. Ia menikmati suasana menjelang berbuka puasa yang menurutnya menghadirkan kebersamaan yang begitu terasa, terutama ketika restoran-restoran dipadati pengunjung menjelang magrib.

“Saat berbuka, semua restoran penuh dan suasananya luar biasa. Saya dan keluarga sangat menyukainya,” katanya.

Untuk urusan menu, Popalzay memiliki pilihan andalan. Ia selalu memulai berbuka dengan soto Betawi, lalu dilanjutkan dengan porsi kecil nasi atau bihun yang biasanya disajikan bersama ayam atau lauk lainnya.

“Saya suka nasi atau bihun dengan ayam atau apa saja, tapi harus nasi atau bihun,” ujarnya sambil tertawa.

Ramadan perdana di Aceh ini menjadi momen tak terlupakan bagi pemain asal Afghanistan tersebut. Lebih dari sekadar menjalani ibadah, ia merasakan kehangatan budaya dan kebersamaan yang kini menjadi bagian dari perjalanan kariernya bersama Persiraja Banda Aceh di Championship 2025/26. []

Direkomendasikan untuk anda baca ini juga 👇

ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *