SEMARANG – Penanews.co.id – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPIKPNPARI) melakukan roadshow ke sejumlah daerah di Jawa Tengah guna menindaklanjuti berbagai aduan masyarakat, khususnya terkait dugaan kasus korupsi serta laporan yang dinilai mandek dalam penanganannya.
Ketua Umum BPIKPNPARI, Rahmad Sukendar, mengatakan bahwa pihaknya menerima banyak keluhan masyarakat selama kunjungan tersebut. Beberapa di antaranya berkaitan dengan dugaan korupsi di sejumlah daerah yang membutuhkan perhatian serius dari aparat penegak hukum.
“Kasus dugaan korupsi di Kabupaten Jepara dan Kabupaten Kendal mendapat perhatian serius dari kami. BPIKPNPARI akan terus mengawal laporan masyarakat agar proses penegakan hukum berjalan transparan dan tidak berhenti di tengah jalan,” ujar Rahmad Sukendar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/3/2026).
Selain menyoroti kasus korupsi, Rahmad juga mengungkapkan bahwa pihaknya menerima permohonan bantuan dari orang tua korban kasus pengeroyokan dan pemukulan yang terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Menindaklanjuti permintaan tersebut, Rahmad Sukendar langsung melakukan komunikasi dengan Wakapolda Jawa Tengah agar kasus tersebut mendapatkan perhatian khusus dari pihak kepolisian.
“Alhamdulillah, Wakapolda Jawa Tengah memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut dan telah mengatensikan penanganannya melalui Kapolresta Pati,” jelas Rahmad.
Rahmad menegaskan bahwa BPIKPNPARI akan terus hadir untuk mengawal aspirasi masyarakat, terutama dalam kasus-kasus yang menyangkut keadilan dan dugaan penyimpangan kekuasaan.
Menurutnya, lembaga yang dipimpinnya berkomitmen mendorong penegakan hukum yang tegas, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“BPIKPNPARI akan terus menjadi jembatan bagi masyarakat yang mencari keadilan, baik dalam kasus korupsi maupun persoalan hukum lainnya,” pungkas Rahmad Sukendar.[]
Disarankan baca ini juga 👇
Skip to content





