Prabowo Dituding Dapat ‘Bagi Hasil’ dari Program MBG, Petinggi BGN Bilang Gini

by -165 Views

JAKARTA – Penanews.co.id – Badan Gizi Nasional (BGN) membantah keras narasi yang mencatut nama Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, terkait tuduhan pembagian keuntungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto. Pihak BGN memastikan bahwa pesan berantai yang juga menyeret mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, tersebut adalah informasi palsu atau hoaks.

Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menegaskan bahwa dirinya maupun pihak lembaga tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut. Informasi yang beredar di media sosial dan aplikasi percakapan itu dinilai sebagai disinformasi yang sengaja disebarkan untuk memicu kegaduhan publik.

“Saya menegaskan bahwa narasi yang beredar tersebut tidak benar. Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang dicantumkan dalam pesan yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan,” tegas Nanik dalam keterangan resminya, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Nanik, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab kerap mencatut nama pejabat publik untuk membangun narasi yang provokatif dan memancing reaksi masyarakat. Karena itu masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi

Lebih lanjut, BGN menegaskan pernyataan resmi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi baik melalui keterangan pers, situs resmi, maupun akun media sosial yang telah terverifikasi. Informasi yang beredar di luar saluran resmi tersebut tidak dapat dijadikan rujukan yang sah.

“Masyarakat perlu memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi. Jangan mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang tidak jelas asal-usulnya karena dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” imbaunya.

Untuk itu lembaga pelaksana program MBG ini mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga ruang digital yang sehat dengan mengedepankan fakta dan tidak terpengaruh oleh konten yang bersifat manipulatif, provokatif, atau mengandung unsur fitnah.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia digital serta mengedepankan verifikasi informasi. BGN akan terus fokus menjalankan tugas dan program pelayanan kepada masyarakat sesuai amanat yang diberikan pemerintah,” pungkas Nanik.[]

Sumber detikfinance

ya