Kurangi Resiko, BWS Sumatera I Gerak Cepat Tangani Tanggul Jebol di Lawe Bulan

by
Satu unit excavator milik BWS Sumatera I dikerahkan untuk menangani tanggul jebol di Lawe Kihing | Foto dok BWS Sumatera I

KOTA CANE — Penanews.co.id – Masyarakat Desa Lawe Kihing, khususnya Dusun Pancariman, Kecamatan Bambel, diharapkan dapat kembali merasa aman dengan penanganan tanggul jebol di Sungai Lawe Bulan.

BWS Sumatera I bersama BPBD dan PUPR Kabupaten Aceh Tenggara bergerak cepat untuk menangani kerusakan tanggul yang berpotensi mengganggu aktivitas dan keselamatan warga di sekitar aliran sungai. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi risiko dampak lanjutan akibat kondisi tanggul yang rusak.

Sebagai langkah awal penanganan, BWS Sumatera I telah mengerahkan satu unit alat berat excavator ke lokasi Desa Lawe Kihing. Kehadiran alat berat ini mendukung percepatan pekerjaan penanganan tanggul jebol agar dapat dilakukan secara lebih efektif. Dengan dukungan peralatan di lapangan, proses penanganan diharapkan berjalan lebih optimal sesuai kondisi sungai.

Penanganan dilakukan melalui koordinasi bersama BPBD dan PUPR Kabupaten Aceh Tenggara agar upaya di lapangan berjalan terpadu.

” Sinergi antarpihak ini menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan kerusakan infrastruktur sungai yang berdampak pada masyarakat,” sebut BWS, Rabu (14/0/10/2026).

“Langkah tersebut juga mendukung upaya mengurangi potensi ancaman terhadap permukiman dan lingkungan sekitar,” sambungnya.

Menurut BWS, Bagi masyarakat setempat, penanganan tanggul jebol menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan lingkungan dan mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari.

“Perbaikan kondisi tanggul diharapkan dapat membantu mengurangi risiko luapan air yang dapat mengganggu akses warga maupun kegiatan ekonomi di sekitar lokasi. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan lebih tenang seiring berlangsungnya penanganan,” jelas BWS.

BWS Sumatera I terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam mendukung penanganan kerusakan sungai di wilayah Aceh Tenggara. Pengerahan alat berat dan kerja sama lintas instansi menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan di lapangan.

“Melalui langkah ini, diharapkan kondisi tanggul Sungai Lawe Bulan dapat segera ditangani sehingga risiko bagi masyarakat sekitar dapat diminimalkan,” tegas BWS Sumatera I.

ya