PSMS Medan Menggila! Kasih Pil Pahit 5-0 untuk Persiraja Banda Aceh

by
by
PSMS Medan Menggila! Kasih Pil Pahit 5-0 untuk Persiraja Banda Aceh di Stadion Utama Sumatera Utara Deli Serdang Sabtu (7/11/2026) | Foto dok PSMS


DELI SERDANG – Penanews.co.id – Malam kelam menyelimuti Persiraja Banda Aceh. Tim berjuluk Laskar Rencong itu harus menelan pil pahit setelah dihajar PSMS Medan dengan skor mencolok 5-0 dalam lanjutan kompetisi Liga 2 Indonesia (Championship), di Stadion Utama, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu malam (7/11/2026).

Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, PSMS Medan tampil menggila. Bintang utama kemenangan besar tersebut adalah penyerang asal Spanyol, Javier Siverio, yang sukses mengamuk dengan mencetak empat gol sekaligus alias quattrick!

Pesta gol PSMS dibuka Siverio pada menit ke-32. Tak puas dengan satu gol, striker asal Spanyol itu kembali merobek gawang Persiraja pada menit ke-44.

Hanya berselang satu menit, tepatnya menit ke-45, Raihan Utama ikut menambah penderitaan tim tamu. Gol tersebut membuat PSMS menutup babak pertama dengan keunggulan telak 3-0.

Memasuki babak kedua, mimpi buruk Persiraja belum berakhir. Siverio kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol ketiga pada menit ke-74, sebelum melengkapi malam gemilangnya lewat gol keempat pada menit ke-76.
Persiraja pun tak berdaya.

Hingga wasit meniup peluit panjang, wakil Banda Aceh tersebut gagal mencetak satu gol pun untuk memperkecil ketertinggalan. Skor 5-0 menjadi akhir dari duel panas tersebut.

Eko Purdjianto: Pemain Tampil Luar Biasa

Kemenangan besar ini disambut penuh rasa syukur oleh Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemain yang dinilainya mampu menjaga fokus, disiplin, dan semangat juang sepanjang pertandingan.

“Kami apresiasi perjuangan pemain sampai peluit panjang dibunyikan wasit. Semua pemain fokus dari awal sampai akhir. Alhamdulillah, tidak kemasukan. Terima kasih untuk semua pemain yang perjuangannya sangat luar biasa malam ini,” ujar Eko dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Meski menang dengan skor fantastis, mantan pelatih PSIS Semarang itu mengakui anak asuhnya sempat kesulitan membongkar pertahanan Persiraja.

Strategi bertahan dengan blok rendah atau low block yang diterapkan tim tamu membuat PSMS harus bekerja ekstra keras untuk menemukan celah.

Eko menyebut para pemainnya sempat kehilangan kesabaran karena terlalu terburu-buru ingin mencetak gol. Akibatnya, sejumlah peluang emas gagal dimaksimalkan.

“Tadi memang kita beberapa kali tidak bisa menciptakan peluang. Pemain kurang sabar, tapi lawan main low block. Dengan kesabaran pemain memainkan bola, alhamdulillah kita bisa memenangkan pertandingan,” ungkapnya.
L

Bagi Eko, kemenangan tanpa kebobolan ini bukan sekadar tambahan tiga poin. Hasil tersebut juga menjadi suntikan kepercayaan diri dan modal penting bagi PSMS untuk menjaga konsistensi dalam ketatnya persaingan kompetisi musim ini.
Siverio Menggila, Empat Gol Jadi Malam Tak Terlupakan

Di sisi lain, Javier Siverio tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya setelah menjadi aktor utama di balik pesta gol PSMS Medan.
Empat gol yang disarangkannya ke gawang Persiraja menjadi pencapaian istimewa bagi penyerang asal Spanyol tersebut.

Namun, Siverio mengakui pertandingan tidak berjalan semudah yang dibayangkan. PSMS sempat mendapatkan perlawanan sengit sebelum akhirnya mampu menguasai jalannya pertandingan.

“Pertandingan dimulai sedikit lebih sulit dari yang kami perkirakan. Namun, kami bertarung dan bertahan. Mereka mulai sedikit lebih agresif, lalu kami juga tampil menyerang dan mencetak gol. Mereka kemudian mendapatkan kartu merah,” kata Siverio.

Ia juga menegaskan keberhasilan mencetak empat gol bukan semata-mata karena kemampuan individunya, melainkan berkat kontribusi dan kerja sama seluruh pemain PSMS.

“Saya pikir ketika mereka bermain dengan 10 pemain di kandang kami, kami menciptakan banyak peluang dan mencetak gol,” sebutnya.

Siverio turut mengingatkan bahwa persaingan di kompetisi Championship musim ini tetap berlangsung ketat. Pengalaman bermain di kompetisi sebelumnya tidak serta-merta menjamin perjalanan yang mudah bagi timnya.

“Kompetisi ini juga sulit. Namun, ini saatnya kami terus maju,” tuturnya.

Mengenai empat gol yang dicetaknya, Siverio justru menolak menganggap pencapaian tersebut sebagai keberhasilan pribadi semata.

Ia menegaskan kontribusi rekan-rekannya, mulai dari pemain sayap, gelandang serang hingga seluruh pemain yang terlibat dalam proses membangun serangan, menjadi faktor penting di balik ketajamannya.

“Saya sangat senang bisa mencetak gol, tetapi itu terjadi karena kami semua bermain sangat bagus. Sebagai striker, saya mendapatkan banyak peluang karena teman-teman, pemain sayap, gelandang serang dan kerja keras semua pemain,” ungkapnya.

Memberi pil pahit 5-0 untuk Persiraja bukan sekadar tambahan tiga poin bagi PSMS. Hasil ini juga menjadi pernyataan kuat Ayam Kinantan di hadapan rival abadinya sekaligus menjaga kepercayaan diri tim dalam perburuan target promosi ke Liga 1. Apa lagi dengan kemenangan itu, PSMS sementara berada di puncak klasemen Grup A dengan 20 poin.[]

Sumber viva.co.id