BANDA ACEH – Penanews.co.id – Menteri Keamanan Nasional Israel yang berhaluan kanan jauh, Itamar Ben-Gvir, mengunjungi Penjara Negev, dalan kunjungan tersebut ia memerintahkan penyitaan pakaian dan salinan Al-Quran dari tahanan Palestina di Penjara Negev di Israel selatan.
‘Menteri sayap kanan memerintahkan penyitaan pakaian dan salinan Al-Quran milik para tahanan Palestina. Setelah itu, diketahui bahwa jumlah Al-Quran yang tersedia untuk dibaca oleh warga Palestina di penjara berkurang secara signifikan” seperti diberitakan Kantor Media Tahanan Palestina, dilansir Anadolu.
Kantor berita tersebut, yang juga memberikan informasi tentang situasi para tahanan di Penjara Negev, menyatakan bahwa Israel terus memberlakukan pembatasan terhadap warga Palestina terkait makanan dan sanitasi “sebagai hukuman.”
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada tanggal 2 Agustus oleh Komite Tahanan dan Orang yang Dibebaskan dari Organisasi Pembebasan Palestina menyatakan bahwa tahanan Palestina yang ditahan di Penjara Megiddo di Israel utara menghadapi kelaparan dan pengabaian medis, dan bahwa kondisi kehidupan mereka memburuk dari hari ke hari.
Menurut laporan hak asasi manusia dari Palestina dan Israel, sekitar 9.500 warga Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak, ditahan di penjara-penjara Israel.
Para tahanan dilaporkan berjuang untuk bertahan hidup dalam kondisi yang sangat keras, termasuk kelaparan, penyiksaan, dan pengabaian medis.[]







