JAKARTA – Penanews.co.id — Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Muhammad Taufiq, menyayangkan masih adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengikuti pelatihan digital hanya demi formalitas mengumpulkan sertifikat. Berdasarkan survei internal LAN, fenomena ini menjadi salah satu hambatan terbesar dalam optimalisasi pembelajaran digital di lingkungan birokrasi.
Taufiq menceritakan salah satu temuan unik di mana seorang ASN kedapatan memantau lima laptop sekaligus demi mengantongi lima sertifikat webinar yang berbeda dalam satu hari.
“Ya misalnya kemarin belajar webinar, ada satu orang kemudian ngadepi ada lima laptop agar dapat lima sertifikat Itu tiap hari ya, karena yang dikumpulkan sertifikat itu kan ya. Nah ini risikonya seperti itu,” kata Taufiq saat berpidato di kantornya, Gambir, Jakarta Pusat, dikutip Kompas.com, Rabu (17/6/2026).
Padahal, Taufiq menegaskan bahwa digitalisasi pembelajaran sengaja dirancang untuk mempermudah ASN dalam mengakses ilmu dan meningkatkan kompetensi mereka secara nyata, bukan sekadar mengoleksi dokumen formal
Namun, tanpa pengawasan dan pengelolaan yang baik, proses belajar berisiko hanya menjadi formalitas.
Selain mengejar sertifikat, ia juga menyoroti rendahnya keterlibatan peserta dalam sejumlah kegiatan pembelajaran daring.
“Sudah ikut belajar, dimatikan videonya, kemudian ditinggal ke mana gitu ya. Ini sering kali seperti itu ya,” ungkap dia.
Taufiq menjelaskan, tantangan lainnya adalah kesenjangan literasi digital dan akses internet yang masih terjadi di berbagai daerah.
Ia menyebut ASN di sejumlah wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) masih menghadapi kendala untuk mengakses pembelajaran digital.
Namun, masalah serupa juga ditemukan di wilayah perkotaan karena adanya perbedaan kemampuan penggunaan teknologi antargenerasi.
Karena itu, LAN bersama sejumlah instansi pemerintah terus mendorong penguatan ekosistem pembelajaran ASN melalui konsep Corporate University yang mengintegrasikan berbagai platform pelatihan dan pengembangan kompetensi.
Menurut Taufiq, tujuan utama pembelajaran ASN bukan sekadar memperoleh sertifikat, melainkan mendorong perubahan perilaku, peningkatan kinerja, dan penguatan integritas.[]





