Hari ini, Kadisdik Kumpulkan Sejumlah Profesor, Bedah Pendidikan Aceh dari Hulu ke Hilir

by

BANDA ACEH — Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh bersama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK) akan menggelar forum bertajuk “Profesor Bicara Pendidikan Aceh” pada ha ini Selasa, 19 Mei 2026 di Aula Dinas Pendidikan Aceh.

Kegiatan ini diharapkan akan menjadi ruang dialog strategis yang mempertemukan para guru besar dan pemangku kebijakan untuk merumuskan gagasan serta solusi bagi kemajuan pendidikan Aceh.

Forum tersebut menghadirkan sejumlah akademisi dan dewan profesor dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USK.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengatakan kegiatan itu merupakan langkah penting dalam membangun kolaborasi antara pemerintah dan kalangan akademisi demi menghadirkan kebijakan pendidikan yang lebih berkualitas dan relevan dengan tantangan zaman.

“Pendidikan Aceh tidak bisa dibangun dengan cara biasa. Kita membutuhkan gagasan besar, pemikiran ilmiah, dan pengalaman para profesor untuk melahirkan solusi nyata bagi dunia pendidikan,” kata Murthalamuddin, Minggu (16/5/2026).

Menurutnya, forum tersebut bukan sekadar diskusi seremonial, melainkan wadah pertukaran ide yang diharapkan mampu melahirkan rekomendasi strategis bagi peningkatan mutu pendidikan di Aceh.

Ia menilai keterlibatan para guru besar menjadi kekuatan penting dalam memperkuat arah pembangunan pendidikan, terutama dalam menghadapi tantangan transformasi digital, peningkatan kualitas guru, hingga pemerataan akses pendidikan.

“Melalui forum ini, kita ingin mendengar langsung pandangan para akademisi terkait langkah-langkah konkret yang harus dilakukan untuk membawa pendidikan Aceh lebih maju dan kompetitif,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, akan hadir Dekan FKIP, Prof. Dr. Mohd. Harun, M.Pd, serta Koordinator Dewan Profesor FKIP, Prof. Dr. Saminan, M.Pd. Selain itu, selain itu sejumlah dewan profesor FKIP USK juga dijadwalkan hadir dan menyampaikan pandangan akademisnya.

Kegiatan ini akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Dinas Pendidikan Aceh agar dapat diakses masyarakat luas, khususnya kalangan pendidik dan mahasiswa.

Murthalamuddin berharap forum itu menjadi momentum lahirnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, kampus, dan masyarakat dalam membangun pendidikan Aceh yang unggul dan berdaya saing.

“Ketika pemerintah dan akademisi berjalan bersama, maka pendidikan Aceh akan memiliki arah yang lebih kuat menuju masa depan,” pungkasnya.[]