Satpol PP-WH Aceh Besar Pastikan Aksi Pemerasan Pengunjung Wisata di Bukit Lamreh Tidak Terulang

by -49 Views
Satpol PP-WH Aceh Besar Pastikan Aksi Pemerasan Pengunjung Wisata di Bukit Lamreh Tidak Terulang | Foto Ilustrasi Gemini AI

KOTA JANTHO – Penanews.co.id – Satpol PP dan WH Aceh Besar memastikan gangguan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat (Trantibum) berupapa Pemerasan yang sempat terjadi pada pengunjung kawasan wisata Bukit Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, tidak akan terulang kembali.

Kasatpol PP dan WH Aceh Besar Muhajir SSTP MPA melalui Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat, Suhaimi SP mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam Mesjid Raya guna membahas upaya-upaya pencegahan agar persoalan serupa tidak kembali terjadi di salah satu destinasi wisata unggulan Aceh Besar tersebut.

“Persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban, kenyamanan, dan keamanan pengunjung tidak boleh terulang lagi. Bukit Lamreh merupakan aset wisata Aceh Besar yang harus dijaga bersama,” kata Suhaimi, di Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, pengelolaan kawasan wisata harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung.

Oleh karena itu, Satpol PP dan WH Aceh Besar akan terus memperkuat sinergi dengan unsur Forkopimcam, aparatur gampong, serta pihak terkait lainnya untuk memastikan situasi di kawasan wisata tetap kondusif.

Suhaimi menegaskan, seluruh pihak harus memiliki komitmen yang sama dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan kawasan wisata. Hal tersebut penting untuk menjaga citra pariwisata Aceh Besar sebagai daerah tujuan wisata yang aman dan ramah bagi pengunjung.

“Kami ingin memastikan setiap wisatawan yang datang ke Bukit Lamreh merasa aman, nyaman, dan terlindungi. Jangan sampai ada tindakan yang merugikan pengunjung maupun mencoreng nama baik Aceh Besar sebagai daerah tujuan wisata,” tegasnya.

Baca juga; https://penanews.co.id/1-terduga-pelaku-pemerasan-pengunjung-wisatata-bukit-lamreh-aceh-besar-ditangkap-2-melarikan-diri/

Lebih lanjut, Suhaimi berharap koordinasi yang telah dilakukan dapat memperkuat pengawasan dan meningkatkan peran semua pihak dalam menjaga ketertiban di kawasan wisata.

“Kami berharap sinergi yang telah dibangun dapat memperkuat pengawasan di Bukit Lamreh maupun objek wisata lainnya di Aceh Besar, sehingga masyarakat dan wisatawan merasa aman dan nyaman saat berkunjung,” pungkas Suhaimi.

Sebelumnya diberitakan media ini, Kepolisian Sektor (Polsek) Mesjid Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan berhasil mengamankan seorang pelaku yang diduga melakukan tindak pidana pemerasan terhadap pengunjung di kawasan wisata Bukit Lamreh.

Penangkapan tersebut dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat terkait aksi pemerasan yang meresahkan wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata tersebut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Unit Reskrim Polsek Mesjid Raya segera melakukan penyelidikan dan pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi.Ad 4Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku dan melakukan penangkapan tanpa perlawanan.

Baca juga; Satu dari Lima Ibu di RI Mengalami Gangguan Mental Postpartum

Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi pemerasan yang dilakukan terhadap korban.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kapolsek Mesjid Raya AKP Mahdi Asyadi menyampaikan bahwa tindakan cepat tersebut merupakan bentuk respons kepolisian terhadap setiap laporan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku tindak kriminal yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke wilayah hukum Polsek Mesjid Raya.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengunjung objek wisata agar tidak ragu melaporkan setiap tindakan yang mengarah pada tindak pidana. Kepolisian akan menindak tegas segala bentuk premanisme dan pemerasan yang meresahkan masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolsek Mesjid Raya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya korban lain maupun keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

Kapolsek mengatakan, awal kejadian pada hari Minggu (14/6/2026) saat salah seorang wisatawan lokal menuju ke Bukit Lamreh. Disana ada tiga terduga pelaku berinisial NZR, JL dan ETK (panggilan). Mereka meminta uang kepada korban sebesar Rp3 juta, namun saat itu tidak ada uang, dan memberikan jaminan berupa anting- anting.

“Saat sore hari korban ingin menebus jaminan, tim yang sudah dibentuk melakukan undercover dan ternyata salah satu terduga pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti dan satu unit sepeda motor. Dua terduga pelaku lainnya berhasil melarikan diri” ucap Kapolsek.

Saat ini Penyidik sedang melakukan pendalaman terhadap orang lain yang terlibat dibelakangnya serta sudah berapa lama perbuatan terduga Pelaku melakukan aksi pemerasan terhadap pengunjung di kawasan wisata tersebut, ujar AKP Mahdi Asyadi.

Keberhasilan pengungkapan kasus ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar yang berharap kawasan wisata Bukit Lamreh tetap aman, nyaman, dan menjadi destinasi favorit bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.

Polsek Mesjid Raya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan wisata guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.[]

ya