LANGSA – Penanews.co.id – Wakil Rektor I IAIN Langsa, Dr. Amiruddin Yahya Azzawiy, M.A., mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan membaca sebagai kebutuhan (need) dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar kewajiban akademik.
Menurutnya, budaya membaca merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Expo End Competition Of Library, Pemilihan Duta Baca dan Pemustakawan Terbaik IAIN Langsa yang mengusung tema “Gen Z Melek Literasi, Library Jadi Solusi”, yang diselenggarakan oleh Perpustakaan IAIN Langsa, selasa, 30 Juni 2026 dikampus setempat
Dalam sambutannya, Amiruddin Yahya Azzawiy, yang akrab disapa Dr.Emi menegaskan bahwa membaca merupakan pintu masuk bagi lahirnya pengetahuan, kreativitas, dan inovasi. Di tengah derasnya arus informasi di era digital, generasi muda dituntut memiliki kemampuan literasi yang baik agar mampu memilah informasi yang benar, mengembangkan wawasan, serta menghasilkan gagasan yang bermanfaat.
“Jadikan membaca sebagai Need (kebutuhan), bukan hanya ketika ada tugas kuliah atau tuntutan akademik. Dengan membaca, kita dapat memperluas wawasan, meningkatkan kualitas berpikir, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan,” kata Dr.Emi
Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan Expo Duta Baca dan Pemustakawan Terbaik sebagai salah satu upaya Perpustakaan IAIN Langsa dalam menumbuhkan minat baca serta memperkuat budaya literasi di lingkungan kampus.
Menurutnya, perpustakaan harus terus bertransformasi menjadi pusat pembelajaran yang inovatif, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan generasi digital.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perpustakaan IAIN Langsa, Prof. Dr. Nurmawati, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Langsa, Prof. Dr. Sabaruddin, Wakil Dekan Fakultas Syariah, Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), Sekretaris Program Studi Program Doktor Pascasarjana IAIN Langsa, serta para tamu undangan lainnya.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk lebih aktif memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang belajar, berdiskusi, dan mengembangkan potensi diri, sehingga budaya literasi dapat tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan akademik di IAIN Langsa.







