Perkuat Peran Kader, BBPOM Aceh Bangun Desa Pangan Aman Berkelanjutan

by

KOTA JANTHO – Penanews.co.id – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) terus memperkuat pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan budaya keamanan pangan hingga ke tingkat desa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Fasilitasi Keamanan Pangan Desa yang dilaksanakan di Gampong Bueng Sidom, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (30/06/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Desa Pangan Aman, yang bertujuan memperkuat kapasitas kader keamanan pangan desa agar mampu menjadi penggerak sekaligus agen edukasi di lingkungan masyarakat. Sebelumnya, para kader telah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh BBPOM Aceh dan kini didampingi untuk mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh secara langsung di tengah masyarakat.

Dalam pendampingan tersebut, kader keamanan pangan memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya memilih bahan pangan yang aman, menerapkan cara pengolahan pangan yang higienis, serta memahami pentingnya penyimpanan dan konsumsi pangan yang memenuhi aspek keamanan. Edukasi dilakukan secara interaktif sehingga masyarakat dapat lebih memahami langkah-langkah sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga keamanan pangan di lingkungan keluarga.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DMPG) Kabupaten Aceh Besar, Jakfar, yang menyampaikan apresiasi atas komitmen BBPOM Aceh dalam memberdayakan masyarakat melalui Program Desa Pangan Aman.

“Program ini menjadi langkah yang sangat baik dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan. Kami berharap kader yang telah dibina mampu menjadi penggerak di gampongnya masing-masing sehingga budaya pangan aman dapat tumbuh dan berkelanjutan di tengah masyarakat,” ujar Jakfar.

Pada kesempatan tersebut, tim BBPOM Aceh juga memberikan pendampingan kepada kader dalam menyampaikan materi edukasi agar informasi yang diberikan kepada masyarakat sesuai dengan prinsip-prinsip keamanan pangan. Pendekatan berbasis komunitas ini diharapkan mampu memperkuat peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan terlindungi dari risiko pangan yang tidak memenuhi ketentuan.

Wardani selaku penanggung jawab program, menegaskan bahwa keberhasilan Program Desa Pangan Aman tidak hanya diukur dari jumlah desa yang dibina, tetapi juga dari kemampuan kader dalam menggerakkan masyarakat untuk menerapkan budaya keamanan pangan secara mandiri dan berkelanjutan.

“Kader keamanan pangan memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Melalui edukasi yang berkesinambungan, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya memilih, mengolah, dan mengonsumsi pangan yang aman sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas,” ujar Wardani.

Melalui kegiatan fasilitasi ini, BBPOM Aceh berharap sinergi antara pemerintah, kader, dan masyarakat terus diperkuat sehingga budaya keamanan pangan semakin mengakar di setiap gampong. Dengan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, Program Desa Pangan Aman diharapkan mampu menjadi fondasi dalam mendukung terwujudnya masyarakat Aceh yang sehat, mandiri, dan terlindungi melalui konsumsi pangan yang aman, bermutu, dan memenuhi ketentuan.[]

ya