Walikota Illiza Kunjungi Sejumlah Sekolah, Pantau Ruang Kelas hingga Toilet

by

BANDA ACEH – Penanews.co.id – Pendidikan tidak hanya berlangsung di depan papan tulis. Ia juga tumbuh dari cara seorang anak menjaga kebersihan, menghormati lingkungan, hingga menikmati makanan yang sehat di sekolah.

Pesan itu terlihat saat Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal melakukan kunjungan langsung ke sejumlah sekolah di Kota Banda Aceh, diawali dari SDN 63 Banda Aceh dan dilanjutkan ke SMPN 7 Banda Aceh, Senin, 10 Agustus 2026.

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh Sulaiman, Illiza menyusuri lingkungan sekolah, melihat aktivitas belajar di ruang-ruang kelas, menyapa para murid, sekaligus mengecek berbagai fasilitas sekolah.

Tidak hanya masuk ke ruang kelas, Wali Kota juga melihat kondisi halaman, kebersihan lingkungan hingga toilet sekolah.

Bagi Illiza, hal-hal yang terlihat sederhana tersebut justru menjadi bagian penting dari proses pendidikan. Sekolah yang baik bukan hanya tempat anak memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membentuk kebiasaan, karakter, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam kunjungan itu, Illiza turut melihat pelaksanaan pembekalan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan program yang menyentuh langsung kebutuhan anak-anak itu berjalan dengan baik.

Di sela-sela kunjungan, Illiza menyapa murid-murid dan melihat suasana belajar dari dekat. Kehadiran pimpinan daerah di tengah lingkungan sekolah itu sekaligus menjadi ruang bagi pemerintah untuk mendengar dan melihat langsung bagaimana pendidikan berlangsung sehari-hari.

Kepada para kepala sekolah, Illiza berpesan agar proses pendidikan terus dilakukan dengan sepenuh hati.

Menurutnya, tugas sekolah bukan hanya memastikan murid memahami pelajaran, tetapi juga membiasakan mereka menjaga kebersihan, merawat lingkungan, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap ruang yang mereka gunakan bersama.

“Ajarkan anak-anak dengan hati. Bukan hanya apa yang ada di dalam buku, tetapi juga bagaimana mereka menjaga kebersihan, lingkungan, dan membangun kebiasaan baik sejak dini,” pesan Illiza.

Pesan tersebut menjadi penting karena pendidikan sejatinya tidak berhenti ketika bel sekolah berbunyi.

Karakter seorang anak dibentuk dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari. Dari ruang kelas yang rapi, halaman yang bersih, toilet yang terawat, hingga kepedulian untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Karena itu, kunjungan Wali Kota ke sekolah-sekolah tidak sekadar menjadi agenda pemeriksaan.

Ia ingin memastikan bahwa sekolah benar-benar menjadi tempat yang nyaman untuk belajar, sehat bagi anak-anak, sekaligus mampu menanamkan nilai-nilai kehidupan yang akan mereka bawa jauh setelah meninggalkan bangku sekolah.

Dari kelas hingga halaman, dari pelajaran hingga kebersihan, semuanya menjadi bagian dari pendidikan.

Dan dari kunjungan itu, satu pesan kembali ditegaskan: membangun masa depan Banda Aceh dimulai dari bagaimana hari ini kota memperlakukan dan mendidik anak-anaknya

ya