KPK ‘Memburu’ Dugaan Dana Korupsi Bank BJB Mengalir ke Selebgram Lisa Mariana

by
Lisa Mariana

JAKARTA – Penanews.co.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelusuri dugaan aliran dana korupsi proyek pengadaan iklan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) periode 2021–2023 yang mengarah ke selebgram Lisa Mariana Presley Zulkandar.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menegaskan bahwa tim penyidik kini tengah mendalami pola perputaran uang tersebut, termasuk indikasi penggunaan perantara atau nominee.

“Ya, di antaranya kami juga mendalami terkait itu,” kata Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (10/8/2026) malam.

Selain dugaan aliran uang kepada Lisa Mariana, KPK juga tengah menelusuri kemungkinan aliran dana kasus Bank BJB kepada pihak-pihak di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menurut Taufik, penyidik untuk sementara menduga Lisa Mariana menerima aliran uang tersebut melalui pihak yang menggunakan nama orang lain.

“Jadi, itu sedang ditelusuri, apakah nomine ini ada kaitannya dengan pihak-pihak tertentu yang sekarang sedang didalami,” katanya.

KPK sebelumnya menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB pada 13 Maret 2025.

Mereka yakni Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi (YR), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan Bank BJB Widi Hartoto (WH), serta tiga pengendali agensi periklanan.

Ketiganya yakni Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri Ikin Asikin Dulmanan (IAD), Pengendali Agensi BSC Advertising dan Wahana Semesta Bandung Ekspress Suhendrik (SUH), serta Pengendali Agensi Cipta Karya Sukses Bersama dan Cipta Karya Mandiri Bersama Elang Sophan Jaya Kusuma (SJK).

Dalam perkara tersebut, penyidik KPK memperkirakan dugaan korupsi yang melibatkan enam agensi periklanan menyebabkan kerugian negara sekitar Rp223 miliar.[]

Sumber Liputan6

ya