BANDA ACEH – Penanews.co.id – Warga di Jalan AMD, Gampong Lamdom, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh, dibuat panik setelah Saluran Kabel Tegangan Rendah (SKTR) milik PLN terbakar dan mengeluarkan api pada Kamis (20/8/2026) malam.
Kejadian tersebut sempat membuat warga di sekitar lokasi ketakutan. Mereka kemudian melaporkan peristiwa itu kepada layanan pengaduan PLN Merduati, Banda Aceh, untuk segera dilakukan penanganan.
Plt. Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kapolsek Lueng Bata AKP Jufri mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” ujar AKP Jufri.
Kapolsek menjelaskan, peristiwa itu diketahui ketika seorang saksi, Wirdani (32), sedang berjualan di sebuah toko yang berada tepat di bawah jaringan SKTR PLN di Jalan AMD, Gampong Lamdom.
Saat itu, Wirdani tidak melihat secara langsung awal munculnya percikan api. Namun, salah seorang rekannya memberitahukan bahwa kabel SKTR PLN yang berada tepat di atas toko mengalami korsleting hingga menimbulkan percikan api dan kemudian terbakar.
“Setelah mengetahui kejadian tersebut, saksi panik dan langsung menghubungi perangkat gampong serta pihak terkait, termasuk PLN, untuk dilakukan penanganan,” kata Jufri.

Menurutnya, sekitar pukul 23.55 WIB, api yang membakar kabel SKTR tersebut akhirnya padam dengan sendirinya. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab terjadinya kebakaran.
“Karena diperlukan penyelidikan lebih lanjut, Polresta Banda Aceh mengerahkan Unit Inafis untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP),” jelasnya.
Berdasarkan hasil olah TKP, identifikasi petugas, serta pemeriksaan dan pengecekan dari pihak PLN, diketahui bagian SKTR yang berada di sekitar trafo PLN mengalami pelelehan sepanjang sekitar tiga meter. Kondisi tersebut diduga menimbulkan percikan api hingga menyebabkan kabel terbakar.
“Berdasarkan hasil olah TKP, identifikasi dan pengecekan pihak PLN, penyebab terjadinya korsleting pada Saluran Kabel Tegangan Rendah (SKTR) yang berada di sekitar trafo PLN diduga karena bagian kabel meleleh sepanjang kurang lebih tiga meter sehingga menimbulkan percikan api,” ungkap Jufri.
Untuk memastikan pelayanan listrik kembali normal, pihak PLN kemudian mengganti bagian kabel yang terbakar. Setelah dilakukan perbaikan, aliran listrik di lokasi kembali normal.
“Pihak PLN telah mengganti kabel yang terbakar sehingga kondisi jaringan listrik kembali normal,” pungkas Kapolsek Lueng Bata.[]







