LANGSA – Penanews.co.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SD 2 Muhammadiyah Langsa. Tiga ananda hebat berhasil meraih Juara 1 dalam ajang bergengsi Universitas Samudera STEAM Disaster Innovation Competition 2026 yang diselenggarakan FKIP Universitas Samudera (Unsam) Langsa dengan tema “Membangun Generasi Tangguh Bencana melalui Inovasi STEAM.”
Ketiga siswa tersebut adalah Rasyiqul ’Abid Aqsa, Muhammad Habib, dan Ahmad Rafli. Mereka berhasil memukau dewan juri melalui inovasi “Diorama Flood Alarm Rescue”, sebuah proyek sistem peringatan dini banjir sederhana yang memadukan unsur Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics (STEAM).
Perjalanan menuju kemenangan dimulai dari seleksi naskah proyek, dilanjutkan dengan pembuatan, eksperimen, penyempurnaan hingga presentasi karya di hadapan dewan juri. Proses tersebut menjadi pengalaman berharga dalam melatih kreativitas, kerja sama, berpikir kritis, pemecahan masalah, dan keberanian siswa.
Pembimbing proyek, Akma Hanis, S.Si., S.Pd., Gr., mengungkapkan bahwa hal yang paling membanggakan bukan hanya hasil akhir, tetapi proses belajar yang dilalui siswa.
“Yang membanggakan bukan hanya hasil akhirnya, tetapi proses anak-anak belajar untuk berpikir, mencoba, menghadapi kegagalan, mencari solusi, dan berani mempresentasikan hasil karyanya.”
Sementara itu, Kepala SD 2 Muhammadiyah Langsa, Dr. Hamdani, M.A., mengapresiasi kreativitas dan keberanian siswa dalam mengikuti kompetisi.
“Prestasi tersebut menunjukkan bahwa melalui pembelajaran yang inovatif, siswa dapat menghasilkan karya yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki nilai edukasi dan kepedulian terhadap lingkungan.”
Selamat dan terima kasih kepada ananda hebat Rasyiqul ’Abid Aqsa, Muhammad Habib, dan Ahmad Rafli atas prestasi Juara 1 yang membanggakan! Semoga kemenangan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya, berinovasi, dan menginspirasi siswa lainnya.[Chaidir]







