BUMG Lheu Blang Aceh Besar Sukses Kembangkan Budidaya Melon, Pemasaran Tembus Pasar Luar Daerah

by
Camat Darul Imarah Muhammad Basir bersama Anggota DPRK Aceh Besar Abdul Razak, Keuchik Suhardi, dan Wakapolsek Darul Imarah memanen melon pada panen perdana BUMG Gampong Lheu Blang, Senin (17/8/2026). | Foto: Dok. Penanews.co.id

KOTA JANTHO – Penanews.co.id — Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Muda Sedang Gampong Lheu, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, terus mengembangkan usaha budidaya tanaman melon yang telah dirintis sejak lima tahun terakhir.

Ketua BUMG Muda Sedang Gampong Lheu Blang, Fajrul, mengatakan usaha tersebut sepenuhnya dikelola oleh para pemuda gampong dengan melibatkan sekitar 30 orang anggota. Pada 2026, Pemerintah Gampong Lheu Blang mengalokasikan dana sebesar Rp30 juta untuk mendukung pengembangan usaha budidaya melon tersebut.

“Usaha budidaya melon ini sudah kami rintis sejak lima tahun lalu dan sampai sekarang terus kami kembangkan. Anggotanya sekitar 30 orang dan seluruh pengelolaannya dilakukan oleh pemuda gampong,” kata Fajrul, didampingi Keuchik Gampong Lheu Blang, Suhardi.

Menurut Fajrul, tanaman melon saat ini dikembangkan pada tiga lokasi lahan dengan jumlah tanaman masing-masing sekitar 4.000 batang, 2.500 batang dan 1.300 batang. Luas keseluruhan lahan yang digunakan hampir mencapai satu hektare.

Ketua BUMG Muda Sedang Gampong Lheu Blang Fajrul

Dalam satu kali panen, kata Fajrul, produksi rata-rata mencapai 5 hingga 7 ton untuk setiap lahan. Dalam setahun, budidaya tersebut dapat menghasilkan sekitar empat sampai lima kali panen.

“Kalau kondisi tanaman bagus, satu lahan bisa menghasilkan rata-rata 5 sampai 7 ton. Dalam setahun bisa empat sampai lima kali panen,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pemasaran melon tidak hanya dilakukan di wilayah sekitar Aceh Besar, tetapi telah menjangkau sejumlah daerah di luar Aceh, seperti Medan, Pekanbaru, Riau, hingga Batam.

“Awalnya kami menggunakan jasa agen sebagai perantara. Alhamdulillah, sekarang jalur pemasaran sudah bisa kami lakukan sendiri secara langsung,” kata Fajrul.

Selain sistem pemasaran langsung, BUMG Muda Sedang juga menawarkan konsep menarik kepada konsumen, yakni petik sendiri dan bayar langsung di lokasi dengan harga Rp13.000 per kilogram.

Fajrul menambahkan, buah melon yang dihasilkan pihaknya dibudidayakan tanpa menggunakan pestisida. Menurutnya, pengembangan usaha tersebut juga memberikan manfaat ekonomi langsung kepada anggota kelompok.

“Dari hasil usaha BUMG, sekitar 60 persen dibagikan kepada anggota, sedangkan 40 persen diperuntukkan bagi PAD gampong,” jelasnya.

Meski terus berkembang, usaha budidaya melon tersebut masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya keterbatasan peralatan pengolahan lahan. Selain itu, lahan budidaya juga pernah terdampak banjir.

“Kendala kami saat ini belum memiliki alat untuk menggarap tanah. Kami berharap Bupati Aceh Besar atau pihak terkait dapat membantu hand tractor dan sumur bor agar produksi bisa lebih maksimal,” harap Fajrul.

Sementara itu, Camat Darul Imarah, Muhammad Basir, SSTP, M.Si, yang hadir pada kegiatan panen perdana memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan BUMG Muda Sedang bersama Pemerintah Gampong Lheu Blang.

Menurutnya, pengembangan usaha berbasis potensi lokal tersebut menjadi langkah positif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus membuka ruang bagi pemuda untuk terlibat dalam pengelolaan usaha gampong.

“Kami memberikan apresiasi kepada Keuchik Gampong Lheu Blang dan kelompok BUMG Muda Sedang yang telah mengembangkan usaha budidaya melon. Ini merupakan contoh yang baik dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi gampong-gampong lainnya,” ujar Muhammad Basir.

Keuchik Gampong Lheu Blang, Suhardi, mengatakan pihaknya akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan BUMG yang dikelola para pemuda tersebut. Menurutnya, usaha melon tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat gampong.

“BUMG ini sepenuhnya dikerjakan oleh pemuda gampong. Kami berharap usaha ini terus berkembang dan menjadi salah satu sumber ekonomi baru bagi masyarakat Gampong Lheu Blang,” pungkas Suhardi.[]

ya