PIDIE – Penanews.co.id – Perombakan roda organisasi Pemerintah Kabupaten Pidie resmi bergulir kembali. Pada Senin (20/7/2026), Bupati Pidie Sarjani Abdullah memimpin langsung prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan para pejabat baru di lingkungan Pemkab Pidie.
Perubahan struktur yang dilakukan Sarjani ini menjangkau berbagai tingkatan, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), administrator, pengawas, hingga jajaran camat. Langkah perombakan ini diharapkan mampu membawa angin segar serta menyuntikkan energi baru dalam meningkatkan efektivitas dan kualitas tata kelola pemerintahan daerah.
Adapun sejumlah pejabat pemerintah Kabupaten Pidie yang terkena gelombang mutasi Sarjani kali ini diantaranya, Ia menggeser Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pidie, Efendi SSos MKes, menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik. Untuk posisi Kadis DPMPTSP Pidie akan ditunjuk Plt.
Berikutnya Sarjani melantik Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Pidie, Apriadi SSos, menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah, Mukhlis SSos dikukuhkan sebagai Inspektur Kabupaten Pidie.
Kemudian Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik, Idhami SSos MSi, menjadi Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Pidie. Sedangkan, Sekretaris DPRK Pidie, MISWAR SSos MM, dimutasikan Kepala Disnakertran Pidie.
Ia juga mengukuhkan Tantawi ST jadi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Pidie, Farizal AP MAP dikukuhkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Pidie dan Teuku Hendra Hidayat Yoga, SSTP M Ec Dev, dikukuhkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pidie.
Lalu Nurhanisah SIP MM, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Pidie, diangkat menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Pidie. Sedangkan Kepala DP3AKB Pidie di angkat Turno Junaidi SKM MKM yang sebelumnya Kepala Dispersip Pidie,
Disusul, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pidie, Edy Saputra SIP MM, diangkat menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pidie, menggantikan Isnaini ST MSi, kini menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pidie. Ada pun, Kepala Badan Kesbangpol Pidie, Teuku Iqbal SSTP MSi, jadi Kepala Disparpora Pidie.
Selanjutnya, Kepala Bagian Organisasi Sekdakab Pidie, Nasrina Hanim SSTP MPA, dilantik Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Pidie, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pidie, Azhari SPI, jadi Kepala DKP Pidie, dan Muslim SSos MSi dilantik jadi Kepala Dinas Perhubungan Pidie.
Sarjani juga melantik Sekretaris Dinas Sosial Pidie, Irwansyah Putra MKes, jadi Kepala Dinas Sosial Pidie, dan Muhammad Harris SSTP MSi, dilantik jadi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pidie,
Lalu disusul untuk pejabat eselon tiga, Camat Indrajaya, Ihsan, dilantik sebagai Camat Simpang Tiga, Camat Simpang Tiga, Muhammad Nauval SSTP, dilantik menjadi Camat Indrajaya dan Kabag Prokopim Setdakab Pidie, Fahmi SSTP MSi, diangkat menjadi Camat Kembang Tanjong.
Adapun, saudari Safrina SKM, jadi Inspektur Pembantu Khusus pada Inspektorat Pidie, Zulkhaidir SSos, Kepala Bagian Organisasi pada Sekretariat Daerah Pidie, dan Irwansyah SKM, jadi Kepala Bagian Umum pada Sekretariat Daerah Pidie,
Selanjutnya Muhammad Irfani Islami SIP MM, Kabag Prokopim Pidie, Samsuar STP, jadi Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Tgk Abdullah Syafi’i Beureunuen dan Fauzi AKM MM, dilantik sebagai Kepala Bidang Prasarana di Dinas Perhubungan Pidie.
Dalam sambutannya, bupati Sarjani Abdullah, mengatakan, momentum pelantikan pejabat adalah untuk mengisi visi dan misi terkandung dalam TAPUGA Pidie. Ia juga menegaskan, pengukuhan pejabat sruktural telah sesuai undang-undang, sekaligus mendapatkan persetujuan BKN.
Sarjani menggarisbawahi bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik bekerja secara profesional, berintegritas, dan memiliki dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, saya berharap dapat menjalankan amanah dan tanggung jawab yang telah dipercayakan dengan penuh integritas, profesionalisme, serta dedikasi yang tinggi,” kata Sarjani.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi kinerja secara berkala dan objektif berdasarkan target serta capaian yang telah ditetapkan. Pejabat yang tidak mampu memenuhi target kinerja akan menjadi bahan evaluasi dan pembinaan.
Sarjani juga mengingatkan seluruh kepala OPD agar memperkuat fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap seluruh aparatur di lingkungan kerjanya.
“Kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah, saya juga meminta agar terus melakukan pembinaan, pengawasan, dan pemantauan terhadap kinerja seluruh jajaran. Keberhasilan organisasi merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, apabila tidak terdapat peningkatan kinerja yang signifikan, maka para kepala OPD juga akan menjadi bagian dari evaluasi,” tegasnya.[]







