JAKARTA – Penanews.co.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka lowongan kerja bagi lulusan sarjana (S1) dan diploma empat (D4). Sebanyak 108 posisi disediakan dengan gaji yang ditawarkan mencapai Rp6,5 juta per bulan.
Kesempatan tersebut dibuka melalui Program Pengawal Energi yang diluncurkan Wakil Menteri ESDM, Yuliot pada alam Puncak Perayaan Hari Jadi ke-81 Pertambangan dan Energi di Hotel Westin Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Melalui Program Pengawal Energi, para petugas terlibat langsung mengawasi distribusi energi, memperkuat ketersediaan data pengawasan, serta mencegah potensi kebocoran dan penyalahgunaan BBM bersubsidi maupun BBM penugasan.
Pemerintah berharap program ini melahirkan pengawal energi yang kompeten, berintegritas, dan berdedikasi agar pasokan energi menjangkau masyarakat secara merata dan tepat sasaran.
Melalui program ini, generasi muda diharapkan dapat berkontribusi dalam memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan sekaligus mendukung pengawasan distribusi energi di Tanah Air.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari unggahan akun resmi Kementerian ESDM di Threads, Minggu (25/10/2026), program Pengawal Energi merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian ESDM, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), serta Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas.
“Daftar sekarang untuk adi pengawal energi! Sobat Energi, Wakil Menteri ESDM Yuliot telah meluncurkan Program Pengawal Energi, sebuah program yang membuka kesempatan bagi talenta muda untuk berkontribusi dalam mendukung pengawasan distribusi BBM di Indonesia,” tulis Kementerian ESDM di Threads @kesdm, dikutip Minggu.
Program ini memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan kompetensi, bekerja secara profesional, sekaligus berkontribusi langsung melalui penugasan di lapangan dengan berbagai benefit yang mendukung kinerja.
Program Pengawal Energi merupakan skema Perjanjian Kerja Jasa Perorangan yang memberikan kesempatan bagi talenta muda untuk mengembangkan kompetensi sekaligus terlibat langsung dalam pengawasan distribusi BBM di lapangan.
Masa penugasan berlangsung selama satu tahun, mulai Desember 2026 hingga Desember 2027. Dalam program ini, terdapat dua posisi yang dibuka, yakni Verifikator Lapangan sebanyak 100 orang dan Analis sebanyak delapan orang.
Untuk posisi Verifikator Lapangan, peserta akan menerima insentif honor sebesar Rp6,5 juta per bulan. Sementara itu, posisi Analis memperoleh honor Rp5,7 juta per bulan.
Selain honor bulanan, peserta juga akan mendapatkan sejumlah fasilitas penunjang pekerjaan, mulai dari dukungan transportasi, akomodasi, hingga komunikasi selama menjalankan tugas di lapangan.
Peserta juga memperoleh fasilitas BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, serta perlengkapan kerja seperti tas, kartu identitas, sepatu keselamatan (safety shoes), rompi keselamatan (safety vest), dan alat tulis kantor (ATK).
Tak hanya itu, peserta akan mendapatkan sertifikat pelatihan dan kompetensi operator pendistribusian BBM nonpenerbangan dari Kementerian ESDM.
Syarat dan Cara Daftar Pengawal Energi
Bagi talenta muda yang tertarik mengikuti program ini, pendaftaran dibuka mulai 23 Oktober hingga 1 November 2026. Berikut persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta:
1. Warga Negara Indonesia (WNI), baik laki-laki maupun perempuan.
2. Lulusan S1 atau D4 dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 2,75.
3. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
4. Bersedia ditempatkan di luar Pulau Jawa.
5. Bersedia mengikuti pembekalan, sertifikasi, dan menandatangani kontrak penugasan.[]







