Polda Aceh Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ajak Personel Teladani Akhlak Rasulullah dalam Bertugas

by

BANDA ACEH – Penanews.co.id — Polda Aceh menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Babuttaqwa Polda Aceh, Senin, 28 September 2026. Kegiatan ini diikuti Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, Irwasda Kombes Pol. Iskandar ZA, Wakil Ketua Bhayangkari beserta pengurus, para pejabat utama, dan personel, serta jajaran Polres/Polresta secara virtual.

Tema Maulid kali ini adalah, “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, Melalui Polri Presisi Kita Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Tema ini mengandung pesan bahwa Rasulullah merupakan teladan utama dalam hal kejujuran, keadilan, amanah, kasih sayang, kesabaran, keberanian, serta penghormatan terhadap sesama.

Dalam sambutannya, Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, melalui Wakapolda Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bukan sekadar kegiatan seremonial atau mengenang kelahiran Rasulullah, melainkan momentum untuk mengingat, memahami, dan mengimplementasikan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi anggota Polri, kata Ari, keteladanan tersebut relevan dengan pelaksanaan tugas. Sifat shiddiq mengajarkan kejujuran dalam perkataan dan tindakan, amanah menuntun personel menjaga kepercayaan masyarakat dan negara, tabligh menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka, santun, dan bertanggung jawab, sedangkan fathanah mendorong peningkatan pengetahuan, kemampuan, dan kecakapan dalam menghadapi tantangan tugas.

“Nilai-nilai itu sejalan dengan semangat Polri Presisi, yaitu prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Implementasinya tidak hanya menyangkut modernisasi organisasi dan profesionalitas, tetapi juga pembangunan karakter personel. Kemampuan profesional harus senantiasa diiringi integritas, moralitas, dan akhlak yang mulia,” sebut Brigjen Ari.

Ia mengajak seluruh personel Polda Aceh menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas, terutama dalam menjalankan peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang dihadapkan pada beragam karakter, persoalan, dan dinamika sosial.

“Dengan meneladani akhlak Rasulullah, mari kita wujudkan personel Polri yang semakin berintegritas, profesional, humanis, dan Presisi, sehingga keberadaan Polri benar-benar mampu memberikan rasa aman, keadilan, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Tgk. H. Fachruddin Lahmuddin, dalam pembukaan ceramahnya, mengapresiasi kebijakan Polri yang membuka kesempatan bagi para santri untuk mengabdi di Korps Bhayangkara. Ia juga mengaku terkesan dengan lantunan Selawat Badar dalam peringatan Maulid tersebut yang dibawakan oleh Briptu Akmal Qadri, Briptu Afrah, dan Bripda T.M. Syuhada.

Menurutnya, kehadiran personel berlatar belakang santri menjadi salah satu wujud positif dari kebijakan rekrutmen Polri yang memberikan ruang bagi kalangan pesantren. Ia berharap kesempatan tersebut terus diperluas agar semakin banyak santri yang dapat berkontribusi melalui institusi Polri.

“Mungkin, personel Polri dengan kemampuan, khususnya penghafal Al-Qur’an berprestasi, nantinya juga dapat dilibatkan dalam setiap kegiatan keagamaan, seperti Safari Ramadan. Ini sangat positif untuk mendukung syiar Islam,” katanya.

Selain itu, Tgk. H. Fachruddin dalam ceramahnya menilai bahwa tema Maulid Nabi yang digelar Polda Aceh sangat relevan sebagai pengingat pentingnya memperbaiki akhlak, terlebih di tengah kehidupan yang semakin disibukkan oleh berbagai urusan duniawi.

“Di antara hikmah diutusnya Rasulullah adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia. Namun, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana menjaga dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, karena memperbaiki akhlak merupakan tanggung jawab kita bersama yang harus dimulai dari diri sendiri. Jangan sampai kesibukan duniawi membuat kita lengah dalam menjaga kemuliaan budi pekerti,” ujar Tgk. H. Fachruddin.[]

ya