KOTA JANTHO – Penanews.co.id — Ketua MPU Kecamatan Darul Imarah, Tgk. Agus Setiawan, menekankan pentingnya memahami niat dan tata cara salat sesuai tuntunan syariat Islam saat mengisi pengajian rutin aparatur gampong se-Kecamatan Darul Imarah di Masjid Al-Faizin, Gampong Lampeneurut, Rabu (30/7/2026).
Dalam tausiahnya, Tgk. Agus menjelaskan bahwa salat bukan sekadar ibadah untuk menggugurkan kewajiban, melainkan tiang agama yang harus dilaksanakan dengan memenuhi rukun, syarat, serta kekhusyukan agar diterima oleh Allah SWT.
Menurutnya, pemahaman yang benar terhadap setiap syarat dan rukun salat, mulai dari niat, takbiratul ihram, bacaan, hingga salam, menjadi kunci sahnya ibadah.
Ia menggarisbawahi bahwa niat merupakan fondasi utama dalam setiap ibadah karena menjadi pembeda antara aktivitas biasa dengan pengabdian yang tulus kepada Allah SWT. Niat berada di dalam hati dan harus dihadirkan bersamaan dengan takbiratul ihram.
“Niat bukan sekadar lafaz yang diucapkan, melainkan tekad di dalam hati untuk melaksanakan salat karena Allah SWT. Kesadaran ini harus dihadirkan saat mengawalinya dengan takbiratul ihram,” kata Tgk. Agus.
Ia juga mengimbau umat Islam agar tidak hanya menghafal bacaan salat, tetapi memahami makna di balik setiap gerakan dan bacaan sehingga ibadah mampu membentuk akhlak yang baik serta memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari.
Selain memaparkan tata cara salat, Tgk. Agus mengajak para aparatur gampong menjadi teladan bagi masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai Islam. Menurutnya, aparatur pemerintah memiliki peran strategis dalam membangun lingkungan yang religius melalui keteladanan beribadah, kejujuran, dan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Camat Darul Imarah Muhammad Basir, SSTP, M.Si mengatakan, pengajian rutin yang dilaksanakan setiap pekan di lingkungan Kecamatan Darul Imarah diharapkan menjadi pondasi dalam memperkuat keimanan dan meningkatkan kualitas spiritual aparatur gampong.
Ia menegaskan, kegiatan pembinaan keagamaan tersebut tidak hanya dilaksanakan di tingkat kecamatan, tetapi juga diharapkan dapat terus digelar secara berkesinambungan di sekolah-sekolah, gampong, serta berbagai lingkungan masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun karakter dan memperkuat syiar Islam.
“Pengajian rutin ini harus menjadi pondasi bagi kita semua. Jangan hanya dilaksanakan di kecamatan, tetapi juga harus hidup di sekolah-sekolah dan gampong-gampong. Ini merupakan program Bupati Aceh Besar yang harus kita sukseskan bersama demi membangun masyarakat yang religius, berakhlak, dan berkarakter,” ujar Muhammad Basir.
Ia juga mengajak seluruh aparatur gampong untuk berperan aktif menyukseskan program tersebut dengan menjadi pelopor dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan keagamaan di tengah masyarakat, sehingga nilai-nilai Islam dapat terus tumbuh dan menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.
Pengajian rutin yang bertujuan memperkuat pembinaan spiritual ini turut dihadiri Camat Darul Imarah, Sekretaris Camat, para imuem mukim, keuchik, aparatur gampong, serta tokoh masyarakat setempat
Pengajian rutin yang bertujuan memperkuat pembinaan spiritual ini turut dihadiri oleh Camat Darul Imarah, Sekretaris Camat, para imuem mukim, keuchik, aparatur gampong, Imuem Meunasah, Tuha Peut serta sejumlah tokoh masyarakat Darul Imarah lainnya.[]







