BANDA ACEH – Penanews.co.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Kuatnya getaran gempa bahkan turut dirasakan warga hingga ke Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Panik akibat guncangan tersebut, sejumlah warga di Kompleks Perumahan Puri Anggrek, Kota Mataram, NTB, langsung berlarian keluar rumah menuju area jalanan.
Saat gempa terjadi, sebagian besar warga diketahui baru saja menyelesaikan ibadah maupun tengah beraktivitas membersihkan rumah.
“Gempa itu bikin kaget karena terjadi saat jam sibuk menyiapkan anak ke sekolah,” kata salah seorang warga bernama Veronika saat ditemui di Mataram, NTB, seperti dilaporkan tvonenews.com, Sabtu (16/8/2026).
Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 05:58 WITA dengan pusat gempa terjadi di sebelah utara Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT.
Titik koordinat gempa bumi tersebut terletak pada 8,33 derajat lintang selatan dan 121,32 derajat bujur timur dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami atas peristiwa gempa bumi tersebut. Di Sikka dan Labuan Bajo, NTT, gelombang tsunami masing-masing setinggi 0,19 meter dan 0,36 meter.
Sementara itu di Dompu, NTT, gelombang tsunami terdeteksi setinggi 0,17 meter. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang serta mengikuti informasi resmi terkait perkembangan gempa serta potensi gempa susulan.
“Tadi saat lagi tidur tiba-tiba semua benda di kamar bergoyang, ternyata itu gempa bumi. Semoga tidak terjadi hal buruk di daerah pusat gempa,” ucap Adam, salah seorang warga Lombok lainnya.[]







