Update Haji 2026: 29 Ribu Lebih Jemaah Indonesia Telah Diberangkatkan ke Tanah Air, Jemaah asal Aceh Mulai Tanggal 15 Juni

by

BANDA ACEH – Penanews.co.id — Fase pemulangan jemaah haji Indonesia 1447 H/2026 M dari Arab Saudi terus berjalan secara bertahap. Hingga hari operasional ke-48, puluhan ribu jemaah telah diberangkatkan kembali ke Tanah Air melalui Bandara Internasional King Abdulaziz (KAIA), Jeddah.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, Maria Assegaf, menyatakan bahwa secara umum seluruh tahapan operasional pemulangan berjalan dengan lancar.

“Hingga hari kelima fase pemulangan, sebanyak 75 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan dari Arab Saudi. Totalnya mencapai 29.644 orang, yang terdiri dari 29.344 jemaah dan 300 petugas,” ujar Maria dalam konferensi pers via kanal YouTube Kemenhaj, Sabtu (6/6/2026).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 72 kloter (28.248 jemaah dan 288 petugas) dilaporkan telah mendarat dengan selamat di berbagai debarkasi di Indonesia. Sementara untuk lini haji khusus, tercatat sebanyak 8.579 orang (8.190 jemaah dan 389 petugas) juga telah kembali ke tanah air.

Menurut Maria, kelancaran proses ini merupakan buah dari koordinasi yang solid antara Pemerintah Indonesia, otoritas Arab Saudi, pihak maskapai, serta seluruh petugas di lapangan.

Meski berjalan sesuai rencana, Kemenhaj tidak menampik adanya beberapa jadwal penerbangan yang mengalami keterlambatan (delay). Hal ini dipicu oleh tingginya volume penerbangan global di Bandara KAIA Jeddah serta penyesuaian operasional demi keselamatan.

“Kami memohon maaf kepada seluruh jemaah dan keluarga atas ketidaknyamanan ini,” tutur Maria. Ia menegaskan bahwa Kemenhaj bersama para pemangku kepentingan terus melakukan mitigasi dan koordinasi aktif agar sisa proses pemulangan berjalan optimal, aman, dan nyaman hingga jemaah terakhir tiba di rumah.

Pemulangan Jamaah Haji Aceh

Proses pemulangan jamaah haji Aceh dari Arab Saudi akan segera dimulai. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh menjadwalkan kloter pertama kembali ke Tanah Air pada 15 Juni 2026 setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Ketua PPIH Embarkasi Banda Aceh, Arijal, melalui Kasubbag Humas PPIH EmbarkasI, Darwin mengatakan Kloter BTJ 01 akan menjadi rombongan pertama yang dipulangkan ke Indonesia. Kloter tersebut dijadwalkan bertolak melalui Bandara King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah pada 15 Juni 2026.

“BTJ 01 yang saat keberangkatan masuk melalui Madinah atau Gelombang I akan menjadi kloter pertama yang kembali ke Tanah Air melalui Bandara Jeddah,” kata Darwin, Selasa (2/6/2026).

Sementara itu, jemaah haji Aceh yang tergabung dalam Gelombang II mulai bergerak dari Mekkah menuju Madinah pada 8 Juni 2026. Pergerakan diawali oleh Kloter BTJ 02 dengan menggunakan 10 bus dan akan berlangsung secara bertahap hingga Kloter BTJ 14 pada 21 Juni 2026.

Sebanyak 13 kloter Gelombang II, yakni BTJ 02 hingga BTJ 14, akan dipulangkan melalui Bandara Madinah. Penerbangan pemulangan pertama dari Madinah dijadwalkan berlangsung pada 16 Juni 2026 dan akan terus berlanjut sesuai jadwal masing-masing kloter.

Menjelang fase pemulangan, PPIH mengingatkan jemaah agar mematuhi ketentuan barang bawaan selama perpindahan dari Mekkah ke Madinah. Jamaah diminta hanya membawa satu koper besar dan satu koper kecil sesuai aturan yang telah ditetapkan.

Menurut Darwin, membawa tas tambahan berisiko menyebabkan barang tertinggal atau tidak terangkut dalam bus pengangkut jamaah. “Karena itu, jemaah diimbau memastikan seluruh barang telah masuk ke koper resmi yang telah disiapkan,” ujarnya.

PPIH juga meminta seluruh jamaah untuk mengutamakan ketertiban saat proses keberangkatan menuju Madinah dengan memberikan prioritas kepada lansia, penyandang disabilitas, dan jamaah perempuan saat naik bus. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses perpindahan dan pemulangan jamaah haji Aceh berlangsung aman, tertib, dan sesuai jadwal hingga seluruh kloter kembali ke Tanah Air.[]