JAKARTA – Penanews.co.id – Viral di Facebook unggahan foto yang mengeklaim informasi bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat Indonesia untuk memboikot platform media sosial Meta, yaitu Facebook, Threads, dan Instagram. Boikot itu disebut untuk menjaga keamanan negara, serta menjaga nama baik negara.
Namun faktanya, klaim tersebut tidak benar. Melansir dari tirto.id, Minggu (25/10/26), setelah dilakukan pencarian dengan cara melakukan reverse image searchmenggunakan Google, hasilnya tidak ditemukan informasi valid atau pernyataan resmi dari Presiden Prabowo Subianto yang meminta rakyat memboikot media sosial.
Foto yang dicatut dalam unggahan identik dengan akun instagram milik @pojok_jabar pada 14 Oktober 2026. Namun, unggahan itu tidak menyebutkan Presiden Prabowo mengajak rakyat Indonesia memboikot platform media sosial Meta.
Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, foto asli tersebut bersumber dari dokumentasi video yang diunggah oleh kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden berjudul “Presiden Prabowo Pimpin Ratas Perkembangan Penanganan Karhutla, Istana Merdeka, 12 Oktober 2026”.
Dalam rapat itu, Presiden Prabowo mengeklaim luas wilayah yang mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini sudah menurun drastis. Dari ratusan ribu hektar, kini tersisa ratusan saja.[]







